Minggu, 30 Mei 2010 - 10:23:35 WIB


Naiknya Harga Kertas, Penerbit Terancam Bangkrut

Diposting oleh : adminkom
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 1203 kali


Sebagaimana diberitakan di ANTARANews.Com (29/05/10) sejumlah penerbit anggota Ikatan Penerbit Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta terancam gulung tikar setelah harga kertas pada semester pertama 2010 ini mengalami kenaikan hingga 40 persen lebih.
"Saat ini dari 50 anggota Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebanyak 15 penerbit di antaranya tidak mampu lagi mencetak buku sehingga terancam gulung tikar," kata Kepala Divisi Promosi dan Pemasaran Ikapi DIY Apri Dhian, Sabtu.
Menurutnya, seperti dikutip dari AntaraNews, saat ini sebagian anggota Ikapi harus menaikkan harga buku terutama buku yang baru atau cetak ulang.
"Akibat melonjaknya harga kertas yang dipengaruhi harga kertas di pasar internasional ini, sejumlah anggota Ikapi terpaksa menaikkan harga jual buku hingga 15 persen," katanya.
Ia mengutarakan, meskipun telah menaikkan harga jual buku sampai 15 persen namun keuntungan yang didapat masih sangat kecil.
"Penerbit jelas tidak mungkin menaikkan harga jual buku sesuai dengan kenaikan harga kertas, karena harus diakui daya beli buku masyarakat saat ini masih belum menggembirakan," katanya.
Apri mengatakan, naiknya harga kertas yang berdampak meningkatkan biaya produksi ini tentunya akan berdampak terhadap penjualan buku, apalagi saat ini masyarakat pembeli buku di DIY yang selama ini didominasi mahasiswa menunjukkan kecenderungan menurunkan anggaran mereka untuk membeli buku.
"Paling banter mereka hanya mengeluarkan 10 persen dari uang mereka untuk membeli buku, ini jauh berkurang sebelum adanya budaya telepon genggam. Dulu persentasenya bisa sampai 20 persen," katanya.
Ia mengatakan, dengan kondisi ini penerbit di DIY saat ini tak dapat menaikkan nilai penjualannya sepanjang lima bulan ke depan.
"Asumsi awal kami, penjualan buku di DIY akan mengalami penurunan pada 2010 ini," katanya


(Sumber: ANTARANews.Com)


Bagilah informasi di atas dengan teman anda:


3 Komentar :

Percetakan
Apakah ini berarti industri grafika akan mengalami kemunduran?

ridwan
bagus infonya

waspbook
betul.kayu makin langka. yg bagus pakai kertas daur ulang.

( di tempat kami bahkan daur ulang dr sludge ex kertas ).

http://www.waspbook.co.cc

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 4 kode di atas)

(Komentar yg masuk baru ditampilkan setelah diapprove oleh admin.
Bila ingin komentar langsung tampil, silakan komentar via Facebook)







   ARTIKEL BLOG TERBARU




Portal Peluang Bisnis

KompasBisnis.Com:
media info peluang usaha/bisnis,
serta media iklan yang strategis
untuk anda.

Bagi member tersedia info peluang bisnis/usaha, fasilitas iklan baris
gratis
, ebook gratis, dll.
Silakan klik menu DAFTAR
--------------------
total member kami saat ini:
2440 orang

Home Ekonomi(20)
Inspirasi(6)Peluang(18)
Investasi(8)

IBPLUS BOX


Iklan Baris Plus



Anggota Terdaftar :
2440 orang
Visitor ONLINE:
10 orang

375298

           Pengunjung hari ini : 81
            Total pengunjung : 110685
            Hits hari ini : 285
            Total Hits : 375298

           

10 Visitors
New-Member terakhir

okeshop
(JAKARTA)

chandra
(jakarta)

tria permata sari
(Jakarta)

tria permata sari
(Jakarta)

Jonas Santoso
(Jakarta)

Andi
(Sidoarjo)

Royal Garden Spa and Reflexiol
(Jakarta Selatan)

langit biru
(kembangan jakarta barat)

Yunus Saepuloh
(Cianjur)

kunkun setia permana
(depok)



KALENDER
Februari, 2012
MSSR KJS
   1234
567 891011
12131415161718
19202122232425
26272829   












Mau Berlangganan Info Terbaru
dari KompasBisnis.Com?
(RSS Reader)


 Subscribe di sini!

Atau berlangganan via email?

Isi Email Anda Di Sini:

Didukung oleh:FeedBurner







IBHEMAT BOX


Iklan Baris Hemat



/ /

IBFREE BOX