Senin, 26 Oktober 2009 - 06:46:53 WIB



Pertumbuhan Ekonomi 7% Jadi Target Pemerintah

Diposting oleh : adminkom
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 1359 kali


Pemerintah akan menggenjot pertumbuhan ekonomi 7 persen atau lebih untuk menampung peningkatan angkatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran 9,25 juta orang. Target itu tidak mudah dan perlu kerja keras menghapus hambatan dan memacu sektor riil.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa pekan lalu di Jakarta menegaskan, pertumbuhan tinggi diperlukan untuk menampung penambahan angkatan kerja dan mengurangi angka pengangguran. Per Februari 2009, angkatan kerja bertambah 2,26 juta orang menjadi 113,74 juta orang dibandingkan dengan posisi Februari 2008.

Pertumbuhan ekonomi satu persen hanya bisa menampung 350.00 pekerja. Menurut skenario optimistis Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, perekonomian hanya bisa tumbuh rata-rata 6,9 persen per tahun dalam lima tahun ke depan.
Untuk memacu pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerintah mesti bekerja keras untuk menghapus segala macam hambatan. Masalah utama yang dihadapi perekonomian Indonesia adalah ketersediaan energi, infrastruktur yang buruk, dan pembiayaan yang mahal. Belum lagi masalah perpajakan, perburuhan, aturan yang tumpang tindih, yang dikeluhkan banyak investor.

Padahal, pertumbuhan ekonomi tinggi memerlukan investasi asing maupun domestik, yang antara lain dibiayai kredit perbankan. Peran sektor swasta menjadi sangat besar karena semakin kecilnya kemampuan pemerintah membiayai pembangunan.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sekitar Rp 1.009,5 triliun, selain untuk anggaran rutin, praktis terkuras untuk membayar utang Rp 113 triliun tahun 2010. Namun, kewajiban membayar utang tersebut diperkirakan menurun menjadi Rp 87 triliun (tahun 2011), Rp 109 triliun (2012), Rp 90 triliun (2013), dan Rp 100 triliun (2014).

Belum lagi tambahan subsidi bahan bakar minyak yang bakal membengkak seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang sudah menyentuh 80 dollar AS per barrel. Beban subsidi bertambah besar lagi dengan naiknya konsumsi BBM terutama di sektor transportasi.

Padahal, menurut Faisal Basri, anggota Tim Ahli Ekonomi Kadin Indonesia, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi itu perlu Rp 2.855 triliun-Rp 2.910 triliun per tahun. Namun, dana yang bisa disediakan pemerintah hanya 13 persen dari kebutuhan. Sebanyak 87 persen sisanya harus dari swasta domestik, yakni bank, nonbank, dan pasar modal, serta swasta asing berupa pinjaman dan investasi langsung.

Berharap investasi swasta termasuk asing, itu tidak gampang. Iklim investasi dinilai tak kunjung membaik secara signifikan, terutama yang terkait masalah keamanan, kepastian hukum, dan aturan yang tumpang tindih. Itu semua membuat risiko investasi dan berbisnis menjadi tinggi.

(Sumber: Kompas.Com)

Bagilah informasi di atas dengan teman anda:


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 4 kode di atas)

(Komentar yg masuk baru ditampilkan setelah diapprove oleh admin.
Bila ingin komentar langsung tampil, silakan komentar via Facebook)








Iklan Baris Gratis
kerja dirumah penghasilan berlimpah
Ingin Usaha BUKA LOKET RESMI di Rumah?
Distributor KUE KERING LEBARAN
jasa pasang antena tv-parabola-cctv murah
<1 2 3 ... 1170 Next > | Last>>

LIHAT IKLAN SELENGKAPNYA

Ingin iklan baris STRATEGIS dan MURAH?
Manfaatkan saja Iklan Bisnis Plus
Iklan anda akan lebih efektif
dan menghemat waktu dan uang anda.
Klik Di Sini

  Iklan Bisnis Plus Pilihan
  IB Plus Terbaru 
  Pasang Iklan Disini, 15rb/bln!

Portal Media Peluang Bisnis Indonesia

Informasi peluang usaha dan bisnis Indonesia. Tersedia fasilitas iklan baris gratis, ebook gratis dan aneka info peluang bisnis menarik untuk Anda. Cukup daftar (klik DAFTAR), login ke member area dan buat iklan baris sekarang juga. Jumlah member kami saat ini sudah 2590 orang

Visitor ONLINE:
14 orang

10 Member Terbaru

faris
(indramayu)

rafi
(jepara)

Dedy Setiawan
(tegal)

faris pazar irawan
(indramayu)

Aceng-Shop
(jakarta)

Muhammad Tresno
(Jepara)

siska
(batam)

bang yos
(jepara)

Rezha Pramudiati
(Solo)

Muhamad Afrizal
(Bogor)


Home Ekonomi(22)
Inspirasi(7)Peluang(20)
Investasi(9)



           
KALENDER
Mei, 2012
MSSR KJS
  12345
6789101112
1314151617 1819
20212223242526
2728293031  












445164

           Pengunjung hari ini : 229
           Pengunjung kemarin : 207
            Total pengunjung : 133666
            Hits hari ini : 587
            Total Hits : 445164

Mau Berlangganan Info Terbaru
dari KompasBisnis.Com?
(RSS Reader)


 Subscribe di sini!

Atau berlangganan via email?

Isi Email Anda Di Sini:

Didukung oleh:FeedBurner







IBHEMAT BOX




 ARTIKEL BLOG TERBARU


/ /

IBFREE BOX