https://www.fapjunk.com https://pornohit.net london escort london escorts buy instagram followers buy tiktok followers
Friday, February 23, 2024
No menu items!
HomeBeritaBahaya Makan Adonan Tepung, CDC Temukan Bakteri Salmonella

Bahaya Makan Adonan Tepung, CDC Temukan Bakteri Salmonella

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) peringatkan bahaya makan adonan tepung. Adonan tepung yang belum diolah bisa terkontaminasi bakteri termasuk Salmonella.
Adonan tepung sebelum diolah tampak aman untuk dicicip. Namun yang perlu disadari, adonan tepung masih berupa bahan pangan mentah.

“Tepung mentah (belum dipanggang) yang digunakan untuk membuat adonan atau larutan tepung dapat terkontaminasi oleh kuman seperti Salmonella, tetapi kuman Salmonella terbunuh saat tepung dimasak atau dipanggang,” demikian yang tertulis di laman CDC.

CDC menyebut bahaya makan adonan tepung termasuk membuat Anda sakit setelah makan.

Disebut ‘outbreak’ atau kejadian luar biasa, sebanyak 11 negara bagian di AS telah melaporkan masalah kesehatan terkait adonan tepung. Belasan orang mengeluhkan sakit termasuk tiga orang dirawat di rumah sakit.

Seperti dilaporkan CNN, CDC menyebut skala ‘outbreak’ kemungkinan lebih besar daripada jumlah kasus yang dilaporkan. Kebanyakan pasien yang diwawancara mengatakan mereka makan adonan tepung dalam pekan sebelum sakit.

Saat ini, tim CDC sedang menginvestigasi merek spesifik tepung yang memicu ‘outbreak’.

Sementara itu, CDC memberikan beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait bahaya makan adonan tepung.

1. Jangan makan adonan tepung mentah meski hanya sedikit
Sebaiknya panggang atau olah adonan tepung baru dikonsumsi. Ikuti instruksi cara mengolah dengan tepat termasuk temperatur dan lama pemanggangan.

Lihat Juga :

5 Cara Menyimpan Telur yang Sudah Pecah, Jangan Buru-Buru Dibuang
2. Gunakan alat masak yang bersih
Pastikan alat masak yang digunakan dalam kondisi bersih. Cuci mangkuk, peralatan dan permukaan yang bersentuhan dengan adonan tepung dengan air hangat dan sabun.

Sebelum menguleni atau menyentuh adonan, terlebih dahulu cuci tangan dengan air dan sabun.

3. Pisahkan
Anda perlu memisahkan adonan tepung dengan makanan yang tidak akan diolah. Hal ini untuk menghindari kontaminasi.

Lihat Juga :

Boleh Saja Menyimpan Telur di Kulkas, Tapi Ada Syaratnya
4. Kontak dokter atau kunjungi klinik terdekat
Selain orang dewasa, anak pun rentan sakit jika turut menyicip adonan tepung. Segera ke dokter atau klinik terdekat jika anak menunjukkan gejala sebagai berikut.

– Diare dan demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celcius.
– Diare lebih dari 3 hari dan tidak menunjukkan tanda perbaikan.
– Diare disertai darah pada feses.
– Muntah-muntah sampai sulit minum.
– Ada tanda dehidrasi seperti, urine sedikit, mulut dan tenggorokan kering dan kepala pening saat berdiri.

Deret tanda ini termasuk bahaya makan adonan tepung. Untuk saat ini, sebaiknya adonan diolah terlebih dahulu baru dikonsumsi.

(els/chs)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments