https://www.fapjunk.com https://pornohit.net london escort london escorts buy instagram followers buy tiktok followers
Friday, February 23, 2024
No menu items!
HomePropertiApartemen Konsep TOD (Transit Oriented Development) Kini Banyak Diminati

Apartemen Konsep TOD (Transit Oriented Development) Kini Banyak Diminati

Dalam beberapa waktu terakhir, banyak pengembang yang menawarkan apartemen dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Jika tinggal di apartemen berkonsep TOD, para penghuninya bisa dengan mudah mendapatkan akses ke transportasi umum.

Namun apakah benar jika apartemen dengan konsep TOD lebih diminati oleh masyarakat di Indonesia?. Colliers Indonesia Head of Research, Ferry Salanto mengatakan bahwa properti yang memiliki konsep TOD akan lebih menarik bagi end-user.


“Dengan meningkatnya angka pembeli end-user, pasar apartemen diharapkan akan semakin pulih. Ini mengindikasikan bahwa ada kebutuhan nyata untuk high-rise residence seperti ini,” ungkap Ferry

Berdasarkan perbandingan antara 15 proyek TOD dan non-TOD yang diluncurkan di Jakarta dan sekitarnya. Di tahun 2017 yang berlokasi pada area dan dalam masa periode peluncuran yang sama, tim Research Colliers mengidentifikasikan beberapa hal:

Pertama, proyek apartemen TOD bertahan lebih baik terhadap kondisi pelemahan ekonomi terutama saat masa pandemi. Hal ini ditunjukan dengan proyek TOD yang kinerjanya lebih baik dibandingkan dengan proyek non TOD yang mengalami perlambatan.

Kedua, berdasarkan tingkat penjualan proyek apartemen dari sebelum pandemi hingga akhir tahun 2022. Terlihat proyek TOD menunjukan adanya peningkatan dalam penyerapan bila dibandingkan dengan proyek non-TOD.


“Apartemen TOD dan non-TOD memiliki kelas yang berbeda. Sehingga menyebabkan laju kenaikan harga pada kategori TOD lebih tinggi karena angka penjualan yang lebih tinggi” jelas Ferry

Colliers juga menemukan bahwa pembeli proyek TOD didominasi oleh investor, baik sebagai investor individual maupun agen atau broker properti. Berikutnya diikuti oleh pembelian untuk penggunaan pribadi oleh investor yang merupakan end-user.

Ferry menambahkan jika sebagian besar pembeli lebih memilih metode pembayaran angsuran tunai langsung kepada developer. Hal itu ditujukan agar dapat memonitor perkembangan pembangunan proyek.

Sumber: www.kompas.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments