https://www.fapjunk.com https://pornohit.net london escort london escorts buy instagram followers buy tiktok followers
Friday, February 23, 2024
No menu items!
HomeBeritaKorban Penipuan Modus Tiket Coldplay Bertambah, Kini Berjumlah 60 dengan Dugaan Kerugian...

Korban Penipuan Modus Tiket Coldplay Bertambah, Kini Berjumlah 60 dengan Dugaan Kerugian Rp183 Juta

Sejumlah korban bersama kuasa hukum kasus penipuan bermodus penjualan tiket Coldplay mendatangi Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta. Mereka datang untuk memberikan klarifikasi terkait laporan yang dibuatnya beberapa waktu lalu sekaligus menambahkan serta daftar korban serta bukti tambahan terkait kasus penipuan itu.

Kuasa hukum korban, Muhammad Zainul Arifin mengatakan, jumlah korban yang awalnya 14 orang kini bertambah menjadi 60 orang. “Untuk saat ini yang melakukan ataupun yang memberi advokasi kepada kami yang awalnya hanya 14 orang kemudian bertambah menjadi 60 orang, dengan nilai kerugian yang awalnya Rp 32 juta sekarang menjadi Rp 183 juta,” kata Zainul di Lobi Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/5/2023).

Zainul menambahkan terdapat lima orang yang hadir untuk diklarifikasi hari ini. Selanjutnya, korban lain yang pun akan bergilir diperiksa. Salah satu korban yang hadir hari ini, Arif, menjelaskan kronologi penipuan yang dialaminya. Awalnya, Arif mendapat tiket konser dari penjualan tiket yang resmi.

Kemudian, ia memutuskan untuk mencoba jasa titip (jastip) pembelian tiket di media sosial Twitter. Dia mengatakan, pelaku sangat meyakinkan saat menawarkan tiket konser Coldplay. Arif pun meyakini penawaran jasa titip dari pelaku karena memberikan bukti atau testimoni dari orang lainnya yang menggunakan jasanya.

Arif pun membeli dua tiket dengan dengan kategori 6 atau Cat 6. Akibatnya, Arif mengalami kerugian mencapai Rp4 juta. “Saat itu pelaku sangat menyakinkan buat dia menjual tiket, tapi nyatanya dia itu penipuan. Dalam waktu dua hari dikabari sudah enggak bisa, langsung di-block nomornya,” kata Arif. Adapun laporan diterima dengan nomor LP/B/106/V/2023/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 19 Mei 2023. Zainul saat itu melaporkan lima terduga pelaku. Namun, ia masih belum mau membeberkan indentitas terduga pelaku ke publik.

Sumber : kompas.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments