https://www.fapjunk.com https://pornohit.net london escort london escorts buy instagram followers buy tiktok followers
Friday, February 23, 2024
No menu items!
HomeTeknologiMeta Didenda Rp 19,3 Triliun Gara-Gara Transfer Data Pengguna Eropa ke Amerika

Meta Didenda Rp 19,3 Triliun Gara-Gara Transfer Data Pengguna Eropa ke Amerika

 Induk perusahaan Facebook, Meta, terkena sanksi denda sebesar USD 1,3 miliar atau setara dengan Rp 19,3 triliun dari regulator data Uni Eropa. Pasalnya, Meta dinilai telah melanggar aturan perlindungan data pribadi Eropa, GDPR.

Mengutip Gizchina, Selasa (23/5/2023), sanksi denda dengan jumlah tersebut merupakan denda terbesar yang diberikan kepada perusahaan, di bawah aturan GDPR.

Meta dijatuhi sanksi denda senilai Rp 19,3 triliun karena perusahaan terus-terusan mentransfer data di luar putusan pengadilan Uni Eropa tahun 2020 yang membatalkan keabsahan pakta transfer data UE dan Amerika Serikat.

Lembaga perlindungan data pribadi Eropa, DPC, yang merupakan regulator utama Uni Eropa untuk Meta menyebut, denda itu dikenakan karena Meta tak mengambil langkah yang memadai guna melindungi privasi data pengguna di Eropa ketika ditransfer ke Amerika Serikat.

DPC mengatakan, Meta gagal memastikan bahwa undang-undang AS memberikan perlindungan memadai untuk data pengguna Eropa. Selain itu, Meta tidak memberikan informasi yang cukup kepada para pengguna di negara-negara Uni Eropa tentang bagaimana data mereka dimanfaatkan.

Meta Facebook menyebut, akan mengajukan banding atas denda yang dijatuhkan. Namun keputusan ini merupakan kemunduran besar bagi perusahaan. Pasalnya, GDPR merupakan salah satu aturan privasi data paling ketat di dunia dan telah dipakai untuk menarget sejumlah perusahaan teknologi lain, termasuk Google dan Amazon.

Denda Meta tersebut juga bisa berdampak buruk bagi perusahaan lain yang sedang mempertimbagnkan untuk mentransfer data ke Amerika Serikat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments